Menguak Sejarah Penjahit Bendera Kemerdekaan RI!

Sejarah Fatmawati: Penjahit Bendera Merah Putih Indonesia

Jika berkunjung ke Bengkulu, ada satu destinasi bersejarah yang tak boleh dilewatkan: rumah peninggalan Fatmawati Soekarno. Berlokasi di Kelurahan Penurunan, tak jauh dari Simpang Lima Ratu Samban, rumah ini kini berfungsi sebagai museum yang menyimpan jejak perjalanan hidup sang penjahit Bendera Merah Putih.

Rumah bergaya panggung khas Bengkulu ini bukan sekadar bangunan tua, melainkan saksi bisu perjalanan sejarah. Di dalamnya tersimpan berbagai memorabilia, mulai dari foto-foto masa kecil hingga momen saat mendampingi Soekarno dalam berbagai kegiatan kenegaraan. Di ruang utama, pengunjung dapat melihat kebaya peninggalan Fatmawati serta kursi tamu yang masih terawat.

Bagian paling menarik adalah ruang yang menyimpan mesin jahit bersejarah, alat yang digunakan Fatmawati untuk menjahit Sang Saka Merah Putih, bendera pertama Republik Indonesia yang dikibarkan saat Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Selain itu, terdapat pula perabotan pribadi seperti tempat tidur, lemari, dan meja rias yang memperlihatkan sisi sederhana kehidupan beliau.

Menurut penjaga rumah, Marwan Hamanadi yang masih memiliki hubungan keluarga, rumah ini dibangun pada tahun 1915 oleh orang tua Fatmawati, Hasan Din dan Siti Khadijah. Awalnya berbahan kayu, rumah ini kemudian direnovasi menjadi museum pada tahun 1990-an. Fatmawati sendiri dikenal sebagai anak tunggal yang tumbuh menjadi sosok perempuan aktif dan inspiratif.

Lahir pada tahun 1923 dan menikah pada 1943, Fatmawati bukan hanya dikenal sebagai Ibu Negara, tetapi juga perempuan tangguh yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan organisasi. Perannya dalam sejarah menjadikannya simbol inspirasi bagi perempuan Indonesia hingga saat ini.

Rumah ini selalu ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah. Seperti Sulastri, pengunjung asal Semarang, yang mengaku terinspirasi oleh perjuangan Fatmawati. “Saya terinspirasi dari Ibu Fatmawati, maka saya sempatkan berkunjung saat ke Bengkulu, banyak kenangan perjuangan beliau di rumah ini,”ujarnya.

Kini, museum ini menjadi destinasi wisata edukatif yang tak hanya menyuguhkan sejarah, tetapi juga semangat perjuangan.

Jika kamu sedang berada di Bengkulu, sempatkan untuk berkunjung dan menyelami kisah di balik sosok penjahit bendera kebanggaan Indonesia.

Punya pertanyaan lain?

DM instagram kami @bencoolenmall_bengkulu atau WhatsApp 0811-7324-900
Jam Operasional Bencoolen Mall
Setiap Hari : 10.00-22.00 WIB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Info Lainnya